Perbandingan Rangka Atap Baja Ringan Dan Kayu

Rangka Atap Kayu
Sebelum illegal logging makin gencar dilakukan, harga kayu justru lebih murah daripada baja ringan. Faktor ekonomis inilah yang menyebabkan fenomena kecenderungan pemilihan rangka atap baja ringan. Lepas dari hal tersebut, kelebihan dari kayu cukup banyak. Balok kayu lebih tahan api daripada balok baja tanpa proteksi, dimana kayu tidak dapat menyalakan api sebelum suhu mencapai 250 derajat. Sebaliknya, baja tanpa proteksi dapat melemah pada suhu 230 derajat.
Kelemahan rangka atap kayu utamanya dalam hal kestabilan bentuk. Kayu mudah melengkung, beresiko terhadap kerusakan rangka atap, bahkan keruntuhan. Selain itu, kayu tanpa proteksi dapat dengan mudah membusuk akibat perubahan cuaca dan serangan rayap.

Rangka Atap Baja Ringan
Baja ringan memiliki bentang yang lebih panjang daripada kayu dan dapat diproduksi dengan ukuran standard. Selain itu bobotnya yang ringan memberikan keuntungan dalam hal pengiriman material ke dalam site, lebih cepat daripada distribusi kayu. Baja ringan lebih tahan api daripada kayu, hampir tidak memiliki nilai muai dan susut, tahan terhadap perubahan cuaca dan serangan serangga. Hampir semua model atap dapat diakomodasi oleh baja ringan. Rangka atap baja ringan juga dapat didaur ulang dengan sistem yang ramah lingkungan.

Dari sisi tenaga kerja yang dibutuhkan, memang pemasangan baja ringan membutuhkan lebih banyak tenaga kerja, namun hal tersebut tidak menjadi masalah, mengingat waktu tempuh pengerjaan rangka atap baja ringan yang jauh lebih singkat daripada kayu. Secara nilai ekonomis, pemilihan rangka atap baja ringan serupa dengan proyek investasi jangka panjang. Harga baja ringan saat ini lebih murah daripada kayu dan tidak dibutuhkan biaya perawatan yang tinggi, karena baja ringan minim perawatan.

Namun, rangka atap baja ringan memiliki kekurangan dalam hal insulasi panas dan transmisi suara. Dalam hal pemasangan rangka atap baja ringan, perlu diperhatikan ketika terjadi pemotongan, pengeboran, pengelasan atau tergores, maka permukaan yang terkena akan mudah terkena karat, sehingga perlu penanganan lebih lanjut.

Pada dasarnya, memilih rangka atap haruslah disesuaikan dengan kebutuhan dasar. Pada wilayah yang beriklim lembab, rangka atap kayu lebih baik. Sedangkan untuk kebutuhan komersial, rangka atap baja ringan adalah pilihan yang tepat. Namun khusus di Indonesia, dimana pembalakan liar sudah makin menjadi-jadi, rangka atap baja ringan merupakan alternatif terbaik sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan dan mengurangi pemanasan global. Ditambah lagi, harga baja ringan dan harga pemasangan baja ringan yang lebih ekonomis membuat baja ringan tidak hanya populer untuk bangunan komersial saja, tapi mulai merambah ke rumah tinggal.

Rangka Atap Kayu

  • Untuk jenis tertentu rangka atap kayu mudah diserang rayap pemakan kayu
  • Harga kayu akan menjadi mahal terlebih jika kayu didatangkan dari daerah lain
  • Waktu pekerjaan relatif lebih lama karena perakitan dilakukan secara manual
  • Beban yang lebih berat akan ditanggung struktur dibawahnya

Rangka Atap Baja Ringan

  • Lebih tahan rayap ,namun untuk lokasi dekat laut faktor korosi akan membuat keawatan bahan menjadi berkurang karena angin laut dapat mengakibatkan karat
  • Harga baja ringan cenderung stabil secara umum,untuk daerah produsen kayu secara ekonomis material kayu akan lebih murah
  • Waktu pemasangan relatif lebih cepat karena pemasangan menggunakan baut dan biasanya perakitan dilaksanakan di pabrik untuk jenis baja ringan tertentu
  • Berat baja lebih ringan dibandingkan kayu sehingga secara otomatis beban yang dipikul oleh kolom/tiang lebih kecil

Menu

Contact

TIRTA BANGUNAN

Jl. Raya Jakarta Bogor Km.39 No.6
Cilangkap, Cibinong
Depok, Jawa Barat
021-8750158 / 021-8750160
sales@tirtagroup.co.id